Grand Launching National Eye Center: Hadirkan Lasik ReLEx SMILE Hingga Sinergi Program Bakti Sosial

Walikota Surabaya Eri Cahyadi, S.T., M.T secara resmi membuka layanan kesehatan mata National Eye Center (NEC) pada Selasa (30/10/2021). Fasilitas kesehatan mata dengan layanan unggulan Laser Vision Correction (LVC) / Lasik ReLEx SMILE dengan teknologi terbaru dari Jerman ini, telah mendapat izin beroperasi dan memberikan pelayanan semenjak Maret 2021.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi, S.T., M.T didampingi Direktur Utama Eyelink Group Ir. M. Rusli, MMT, dan Direktur National Eye Center (NEC) dr. Diaz Alamsyah Sudiro memotong untaian Melati untuk meresmikan National Eye Center.

Semenjak beroperasional, lebih dari 300 pasien telah mendapatkan layanan kesehatan mata dari NEC, baik dalam tindakan Lasik, terapi mata minus (Myopia) hingga terkait tindakan untuk Estetika Mata.

Artinya, penderita dengan kelainan refraksi ini cukup banyak dan membutuhkan penanganan dengan tepat. Karena itu, National Eye Center (NEC) hadir dengan beberapa layanan kesehatan diantaranya: National Lasik Center, Myopia Center, Eysthetic Center, dan segera dibuka layanan baru Dry Eye Center.

Walikota Surabaya Ery Cahyadi Meninjau NEC & MoU Bakti Sosial Untuk Warga Surabaya

Selain meresmikan secara langsung, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, S.T., M.T juga meninjau langsung layanan National Eye Center di waktu yang sama. Orang nomor 1 di Surabaya ini melihat berbagai layanan NEC, salah satu Layanan unggulannya yakni “National Lasik Center” yang memiliki teknologi Lasik ReLex SMILE (Lasik tercanggih/generasi terbaru) asal Jerman di Surabaya.

Kehadiran NEC di Surabaya ini, membuat masyarakat Surabaya dan sekitarnya memiliki akses mudah untuk mendapatkan tindakan medis dalam menyembuhkan kelainan refraksi (mata minus maupun Silinder). Mengingat, Data dari Pusat Data & Informasi Kementerian Kesehatan RI mencatat bahwasanya 48,99% orang dunia mengalami  gangguan penglihatan karena Kelainan Refraksi. Karena itu, kehadiran Klinik National Eye Center (NEC) ini diharapkan dapat mempercepat penanganan terkait keluhan atau penyakit pada mata.

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran klinik-klinik baru atau layanan kesehatan mata di Surabaya, ini artinya Warga Surabaya memiliki akses kesehatan mata yang semakin banyak dan mudah, Artinya, Medical Tourism di Surabaya semakin baik,” ujarnya.

Selain itu, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, S.T., M.T juga menandatangani MoU program-program Bakti Sosial NEC, seperti pemeriksaan mata gratis, pemberian kacamata gratis untuk siswa asal Surabaya yang kurang mampu, pemberian kacamata gratis untuk para ojol hingga pembagian bola mata palsu (protesa mata) kepada warga Surabaya dan sekitarnya. Program Bakti sosial ini, nantinya akan saling bersinergi antara Pemerintah Kota Surabaya dan National Eye Center (melalui Eyelink Foundation yang sudah berpengalaman untuk baksos Operasi Katarak & kesehatan mata lainnya).

Pada Grand Launching NEC ini, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, S.T., M.T menyaksikan langsung pemberian dan pemasangan bola mata palsu (Protesa) oleh salah satu Dokter Spesialis Mata NEC dr. Ruchyta Ranti, SpM kepada salah satu pasien yang kehilangan bola matanya. Dengan demikian, pasien dapat tampil lebih percaya diri dengan bantuan Protesa Mata ini.  

Salah satu pasien yang menerima bantuan Protesa Mata ini adalah Agung Budi Pratomo, Warg Dupak Surabaya ini merasa senang mendapatkan Protesa Gratis dari NEC. Mengingat, dirinya harus kehilangan bola mata akibat suatu kecelakaan dan terbatas aktivitasnya karena kondisi penglihatan dan krisis percaya diri. “Dengan protesa ini, saya bisa lebih percaya diri untuk beraktivitas, kalau tanpa Protesa, mungkin orang lain akan sedikit seram melihat kondisi saya ,” ungkapnya.

Layanan National Eye Center

Walikota Surabaya Eri Cahyadi, S.T., M.T menyaksikan secara langsung pemberian dan pemasangan Protesa (Mata Palsu) gratis kepada salah satu pasien yang dilakukan oleh Dokter Spesialis NEC dr. Ruchyta Ranti, SpM.

Kelainan Refraksi ini patut dijadikan perhatian penting, sebab berpengaruh besar terhadap produktivitas masyrakat. Karena itu, National Eye Center menghadirkan layanan untuk upaya pencegahan pertumbuhan kelainan refraksi bagi anak-anak hingga remaja melalui Myopia Center dan penyembuhan kelainan refraksi pada orang dewasa melalui tindakan Lasik.

“Penderita kelainan refraksi di Indonesia ini terbilang tinggi dan membutuhkan penanganan segera. Dengan tindakan Lasik ini,  penderita  kelainan refraksi dapat beraktivitas bebas tanpa kebergantungan dengan kacamata hingga softlens,” jelas Direktur National Eye Center (NEC) dr. Diaz Alamsyah Sudiro, SpM.

National Eye Center (NEC) merupakan fasilitas kesehatan mata yang menghadirkan berbagai layanan komprehensif terkait kesehatan mata. Fasilitas kesehatan yang berpusat di Surabaya ini memiliki layanan unggulan Lasik (Laser Vision Correction/LVC) atau Lasik ReLEx SMILE yang memberikan kenyamanan lebih pada pasien Lasik, dengan proses singkat kurang lebih 15 menit, dan minim rasa sakit.

“Saat ini, layanan unggulan dari National Eye Center (NEC) memanglah Lasik, namun ada juga layanan kesehatan mata komprehensif lainnya, diantaranya Eyesthetic Center (bedah plastik/estetika mata) yang langsung ditangani oleh Dokter Spesialis Mata Ahli Okuloplasti, Myopia Center (terapi mata minus), dan akan segera dibuka layanan Dry Eye Center” imbuh dr. Diaz. (*)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top